Home » , , » Renungan Harian Tidak Berharap pada Manusia

Renungan Harian Tidak Berharap pada Manusia

Written By mulia investama on Wednesday, April 10, 2013 | 2:56 PM

keep on believe
Shallom bro and sis
Renungan harian kali ini, saya ingin berbagi Firman Tuhan yang tertulis pada Mikha 5: 6 Maka sisa-sisa Yakub akan ada di tengah-tengah banyak bangsa seperti embun dari pada Tuhan seperti dirus hujan ka atas tumbuh-tumbuhan yang tidak menanti-nantikan orang dan tidak mengharap-harapkan anak manusia. Apa maksud dari Firman Tuhan ini?
Pengertian yang saya dapat dari renungan harian yang ditulis oleh pendeta Petrus Agung Purnomo, pada buku "Dari Hati Sang Raja" adalah sebagai berikut:
Kita hidup di tengah-tengah manusia lain yang beragam agama, suku, ras dan golongan. Bahkan sudah tentu masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Dan saat kita mengalami masalah, kebanyakan manusia termasuk kita sebagian orang percaya dengan cepat buru-buru minta pertolongan orang lain. Rasanya lebih mudah bagi kita mencari pertolongan dari pihak yang "terlihat" daripada yang "tidak terlihat". Memang sih kalau sekarang ditanya, apakah engkau mengandalkan pertolongan Tuhan? pasti jawabannya: "Tentu donggg". Tapi saat tiba-tiba ada telpon dari seorang debt collector yang marah-marah ingin menagih hutang, hal pertama apakah yang kita lakukan? Saat telpon tersebut ditutup, adakah diantara kita yang menyempatkan diri berkata: "Tuhan, tolong aku.." 
Kalau berdoa untuk minta pertolongan saya yakin pasti dilakukan sebagian besar dari kita. Dan biasanya, setelah telpon sana-sini mencari pinjaman ke teman atau keluarga barulah kita berdoa kepada Tuhan. Permasalahannya, apakah saat telpon tersebut ditutup, adakah yang langsung berkata: "Tuhan, tolong aku.."
Itulah sebabnya pada nats yang kita baca barusan menulis kata-kata: "sisa-sisa Yakub......." Artinya yang berpaling dan berharap kepada Tuhan hanya SISAnya. Dan ini menunjukkan hanya sedikit. Sebagian besar berharap kepada manusia lain.
Saudara pembaca renungan ini, saat menulis artikel ini, saya diingatkan oleh Roh Kudus tentang kotbah yang pernah disampaikan oleh bapak Yusak Cipto. Saya harus tulis tiga pertanyaan kepada saudara, Apakah engkau mengutamakan Tuhan? Apakah engkau menjadikan Tuhan yang nomer satu? dan apakah engkau menjadikan Tuhan sebagai satu-satunya harapan? Saya berharap kalian bisa bedakan antara pertanyaan nomer satu, dua dan tiga.
Saudara, yang Tuhan mau adalah kita lakukan pertanyaan nomer tiga. Asal engkau ketahui, bahwa Tuhan tidak mau sebagai yang utama atau nomer satu dihidupmu. Tapi Tuhan hanya mau sebagai SATU-SATUnya dihidupmu. Dan jika itu bisa engkau lakukan, maka kita adalah termasuk golongan SISA seperti yang tertulis pada Mikha 5:6. Dan golongan sisa inilah adalah golongan yang tetap tenang di saat menghadapi badai hidup, dan dengan spontan berkata: "Tuhan, tolong aku.." sesaat setelah masalah muncul.
Ijinkan saya berdoa, agar anda dan saya menjadi pribadi yang SISA. Yang hanya mengandalkan Tuhan dan menjadikan DIA sebagai SATU-SATUnya di hidup kita, bukan yang terutama atau pertama, Tapi SATU-SATUnya. Dalam Nama Yesus, Amien.


Share this article :

0 comments:


situs ini adalah milik Mulia SEO: www.jasaseomurah.co.id dan www.seomurah.net, sebagai penyedia jasa seo terbaik yang akan membawa situs anda ke halaman pertama google

Join Untuk Update Info

 
Support : Mulia Bookmark Copyright © 2013. Saat Teduh, Kesaksian dan Renungan Rohani Kristen | Terang Surgawi - All Rights Reserved
Template Modification and Published by Portal Artikel Bisnis
Proudly powered by Blogger