Home » , , , » Kesaksian Kekuatan Doa Penyembahan

Kesaksian Kekuatan Doa Penyembahan

Written By mulia investama on Wednesday, April 24, 2013 | 10:55 PM

kesaksian
Shallom brothers and sisters
Saya ingin berbagi sesuatu yang lain, yaitu sharing atas kesaksian kekuatan doa penyembahan. Seperti halnya kotbah kebaktian minggu kemaren yang terasa lain di gereja GBI Basilea. Kenapa bisa lain dari biasanya? Karena hari itu kotbah yang diberikan dipenuhi dengan lagu-lagu pujian penyembahan. pembicara tamu yang hadir di gereja kami adalah hamba Tuhan yang sangat dikenal menciptakan lagu-lagu penyembahan yang karyanya sudah mendunia. Yaitu bapak Robert dan ibu Lea.
Anda masih bingung siapa mereka? Baiklah saya ceritakan dua kesaksian yang mereka sampaikan atas lagu-lagu dari puluhan karya ciptaan mereka yang mengubahkan hidup orang banyak. Sebelum saya ceritakan kesaksian atas kekuatan doa penyembahan, ada baiknya anda simak, hayati dan nyanyikan lagu ini dengan segenap hati.
Satu hal yang ku rindukan ya Tuhan
Selalu berada di dekatMu
Dengan segenap hati, dengan s’genap jiwa
Ku menanti di hadiratMu
Lebih dalam lagi ku rindu Kau Tuhan
Lebih dari segala yang ada
Lebih dalam lagi ku cinta Kau Yesus
Ku mengasihi Mu
Saudara tahukah anda, bahwa bapak Robert dan ibu Lea mendapat kesaksian bahwa lagu mereka dijadikan doa dan penyembahan di daratan Cina. Yaitu ada sepasang kakek dan nenek yang menderita dan di penjara selama 10 tahun karena percaya Yesus. Saat di penjara, mereka setiap hari menyanyikan lagu tersebut dalam bahasa Cina. Dan setelah mereka menyanyikan lagu itu, mereka seperti mendapatkan kekuatan untuk menghadapi siksaan penjaga penjara. Tangan mereka setiap hari di pukul dengan gagang senapan. Pukulan yang mungkin seharusnya jika dilakukan kurang dari lima kali saja sudah dapat meremukkan jari-jari yang setiap saat digunakan untuk berdoa dan menyembah. Dan suatu muzijat, setelah 10 tahun menderita siksaan, mereka bisa bebas dengan tangan yang masih bisa digunakan untuk bekerja dan berdoa menyembah pada Yesus. Dan saat ini, kedua kakek nenek tersebut masih giat berdoa dan menyembah bagi Yesus dan menjadi kesaksian besar di daratan Cina.
Kesaksian kekuatan doa penyembahan yang kedua terjadi pada seorang anak sekolah yang menderita pengentalan darah, dan membuat pandangannya nyaris buta. Padahal waktu itu kurang beberapa hari lagi si anak tersebut menjalani UAN (ujian akhir Nasional). Tetapi orang tua dan anak tersebut tetap optimis di dalam Tuhan dan membawa penyakit tersebut di bawah Kaki Yesus, dengan lagu penyembahan "Lebih dalam lagi kurindu Kau Tuhan." Saat ujian, si anak tersebut tidak bisa membaca tulisan yang terdapat pada kertas ujian. Dan dia hanya bersenandung lirih menyanyikan lagu tersebut. Hingga saat pengumuman, ternyata anak tersebut lulus terbaik nomer 4 di sekolahnya, dan setelah lulus dia menjadi sembuh. Sungguh suatu mujizat terjadi saat doa penyembahan dilakukan. Dan kekuatan dari Tuhan menyertai.
Lagu lain yang ingin saya bagikan adalah "Di bawah kepak sayapMu."


Aku ingin selalu berada di hadiratMu
Aku ingin selalu berlindung dalam naunganMu
Di bawah kepak sayapMu
Kau bawaku terbang tinggi
Melintasi langit biru bagaikan rajawali

Bagai rajawali melintasi gunung tinggi
Bagai rajawali melintasi badai hidup
Di bawah kepak sayapMu
Kau bawaku terbang tinggi
Melintasi langit biru bagaikan rajawali
 Tahukah saudara, lagu lama ini sudah setahun inisaya cari nada dan liriknya. Ada yang terngiang-ngiang dalam pikiran saya soal lagu yang bercerita tentang rajawali dan di bawah kepak sayapMu. Saya sejak setahun yang lalu, sering tanya orang apakah tahu lagu yang bercerita tentang burung rajawali dan ada kata-kata di bawah kepak sayapMu. Tetapi semua yang saya tanya menjawab tidak tahu. Bahkan sering kali kalau teringat kata-kata tersebut, saya langsung memasang Display Picture BBM dengan gambar Rajawali.
Dan saat kotbah akan di mulai (sebelum kotbah), seperti ada yang melintas dalam pikiran saya, yaitu burung rajawali yang sedang terbang. Dan saya teringat akan kerinduan saya mencari lagu yang berkisah tentang rajawali selama setahun ini. Sesaat sebelum denting intro lagu di bawah kepak sayapMu dimainkan, hati saya bergetar kuat dan mata saya mulai basah. Saya merasakan Hadirat Tuhan sangat kuat. Dan saat lagu ini dinyanyikan oleh bapak Robeth dan ibu Lea sebagai npembuka, sesuatu yang terasa sejuk dan damai mengalir dalam hati saya. Dan dalam hati saya Tuhan berbisik, ini lagu penantianmu selama setahun.
Sungguh saya merasakan kegembiraan yang tidak bisa saya lukiskan. Saya masih belum tahu kenapa Tuhan menaruh keinginan di dalam hati saya soal lagu "Di bawah kepak sayapMu" selama setahun ini. Dan apa pula maksudnya. Tapi saya yakin dan percaya, Tuhan akan melindungi saya dan membawa saya terbang tinggi bagai rajawali.
Saudara, jangan remehkan senandungmu. Jangan hentikan bibirmu yang ingin bernyanyi menyembah pada Yesus. Walaupun kamu sedang dalam kesulitan. Bahkan jika sakitmu menghalangi engkau bersenandungpun, kuatkan dan teguhkan hatimu tetap bernyanyi bagi Yesus. Sesuatu mujizat akan menghampirimu. Kesuatan doa penyembahan akan menyertai suka cita atasmu. Dalam Nama Yesus, Amien.
Share this article :

0 comments:


situs ini adalah milik Mulia SEO: www.jasaseomurah.co.id dan www.seomurah.net, sebagai penyedia jasa seo terbaik yang akan membawa situs anda ke halaman pertama google

Join Untuk Update Info

 
Support : Copyright © 2013. Saat Teduh, Kesaksian dan Renungan Rohani Kristen | Terang Surgawi - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger